Plover Cove Country Park (Wu Kau Tang ke Lai Chi Wo)

Plover Cove Country Park (Wu Kau Tang ke Lai Chi Wo)

Oleh National Geographic

Plover Cove Country Park mapPlover Cove Country Park memberikan pemandangan penduduk Hong Kong asli. Dengan memasuki taman dari Wu Kau Tang, pengunjung dapat menjelajahi desa berdinding Hakka yang berusia satu abad dan daerah berhutan feng shui—suatu contoh baik dari kebijakan tradisional.

Jejal Antik dari Wu Kau Tang & Miu Sam
Jejal Antik dari Wu Kau Tang & Miu Sam

Dengan usianya yang lebih dari 400 tahun, Wu Kau Tang Village menjadi tempat bagi berbagai rumah Hakka yang telah menjaga bentuk atap bergenteng-nya yang khas. Berbagai rumah yang terletak di antara ladang ini memiliki banyak jenis bambu yang tumbuh di sekitar dan di antaranya. Selain sebagai perlindungan alam, orang Hakka menggunakan bambu untuk pembangunan dan bahan bakar, serta juga untuk menjaga erosi tanah. Lanjutkan melalui Kau Kam Tso dan Jalur Kuno Miu Sam ke Sam A Wan.

Dermaga Sam A Wan & Sam A Tsuen
Dermaga Sam A Wan & Sam A Tsuen

Di Sam A Chung, suatu warna merah pada permukaan jalur menandakan keberadaan besi oksida dalam bebatuan di bawahnya. Sam A Wan memiliki rawa bakau, tempat kepiting dan ikan mudskipper dapat dilihat dengan mudah. Sam A Tsuen Pier adalah titik hebat yang menghadap ke jalur pantai Double Haven.

Lai Chi Wo
Lai Chi Wo

Dulu, Lai Chi Wo dikenal karena adanya pepohonan leci di desanya. Tidak seperti desa lain di Hong Kong, desa ini dihuni pada abad ke-16 oleh dua keluarga terpisah, dan sejak saat itu Lai Chi Wo telah melestarikan tata letak desa Hakka tradisional, dengan setiap bangunan yang diatur dalam kisi-kisi 9x3. Yang juga mengesankan adalah jalan masuk desa dan hutan feng shui di belakang rumah, yang diyakini oleh generasi Hakka sebagai pencegah bencana alam dan menarik peruntungan yang baik.

Pohon Mapel Berlubang dan Kamper Lima Jari
Pohon Mapel Berlubang dan Kamper Lima Jari

Lai Chi Wo memiliki sejumlah pohon tua yang tidak biasa, yang menciptakan dasar berharga bagi sejarah alam. Pohol mapel berlubang yang berumur seabad, yang merupakan ‘raja’ dari semuanya, memiliki berbagai lubang terutama di bagian tengah batangnya, tapi tetap hidup. Pohon Kamper Lima Jari dengan salah satu dari lima cabangnya yang terpotong ketika Perang Dunia Kedua, masih merupakan pemandangan yang mengagumkan.

Ide Perjalanan:

  • Geoheritage Centre mengatur wisata berpemandu ke Lai Chi Wo Village pada hari Minggu dan libur umum, kecuali pada tiga hari pertama Tahun Baru Tionghoa. Pertanyaan: lcwculture@outlook.com
  • Ada sejumlah anjing liar di Wu Kau Tang dan Lai Chi Wo. Waspadalah terhadap tanda-tanda dan hindari berjalan hingga memasuki area pemukiman.
Info
Area:
Distrik North
Titik mulai:
Wu Kau Tang
Titik akhir:
Lai Chi Wo Pier
Rata-rata waktu hiking:
5,5 jam
Jarak:
Sekitar 8 km
Isi Tenaga:
Terdapat tempat makan dan kios di Sam A Tsuen dan Lai Chi Wo.
Tingkat Kesulitan:
Sulit
Jalur menanjak yang teduh dan lembut di setengah pertama; jalur rata di setengah kedua.
Informasi Transportasi

To the starting point:
From MTR Tai Po Market Station take green minibus 20R to Wu Kau Tang.

From the end point:

  • A ferry service runs between Lai Chi Wo and Ma Liu Shui on Sundays and public holidays. Ferry time from Lai Chi Wo: 3:30 pm. The ferry takes about 90 minutes. The nearest MTR station from there is University Station, approximately 15 minutes away by foot. Enquiries: +852 2555 9269 (Best Sonic Ind. Ltd.).
  • You can return from Lai Chi Wo via the way you came or via an alternate route (about 2 hours; approx. 4.5 km— shown as a dotted line on the map) to Wu Kau Tang Village, from which you can take green minibus 20R to MTR Tai Po Market Station, where other means of transport are available.
Atraksi terdekat

    Pilih atraksi yang ingin Anda lihat di peta:

  • Atraksi
  • Acara
  • Perbelanjaan
  • Kuliner
  • Hotel